Tinggalkan komentar

Peneliti dan polisi

 

Seorang peneliti dipanggil polisi karena menerbitkan hasil penelitiannya di beberapa media dengan judul: ‘80persen polisi korup’.

“Anda tidak tahu kepolisian. Penelitian anda itu jauh dari fakta. Bukan tidak mengakui ada polisi yang korup, tapi jumlah tidak sampai segitu. Justru itu jumlah polisi yang baik, yang korup paling 20persen,” kata perwira yang memanggilnya.

“Jadi anda harus ralat angka itu. Kalau tidak, anda akan kami tahan atas tuduhan pencemaran nama baik kepolisian,” tambah si perwira.

“Baik. Saya segera ralat, Pak,” kata si peneliti.

Besoknya, dia pun menerbitkan pembetulannya dengan judul ’20persen polisi tidak korup’.

Polisi tambah marah dan memanggil lagi si peneliti itu.

“Angka sudah betul, tapi kenapa pake kata ‘tidak’?” kata si perwira. “Coret kata ‘tidak’nya!”

Besoknya, si peneliti menerbitkan pembetulannya berjudul: ’20persen polisi tidak korup. Angka sudah betul. Tidak dicoret’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: